Monday, November 28, 2011

BAB. 5 Macam-Macam Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia


  1. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya 
  2. Jenis-jenis usaha dalam bidang ekonomi antara lain: 
    1. Pertanian 
    2. Perkebunan 
    3. Peternakan 
    4. Perikanan 
    5. Kehutanan 
    6. Pertambangan 
    7. Perindustrian 
    8.  Perdagangan 
    9.  Perjalanan Jasa Pariwisata 
  3.  Hasil tanah pertanian Indonesia, antara lain padi, jagung, ubi, tembakau, kelapa sawit, karet, cengkeh, palm, kopi, cendana, kayu putih, lada, dan teh. 
  4. Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. 
  5.  Intensifikasi adalah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada. 
  6.  Intensifikasi dilakukan dengan melaksanakan panca usaha tani, yaitu :penggunaan pupuk, pemilihan bibit unggul, pengairan, pemeliharaan dan penyuluhan 
  7. Ekstensifikasi adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. 
  8. Diversifikasi adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. 
  9.  Rehabilitasi adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman tidak produktif lagi. 
  10. Perkebunan merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman-tanaman keras. 
  11. Ada dua macam perkebunan, yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar. 
  12. Perkebunan rakyat adalah perkebunan yang dikelola oleh rakyat. 
  13. Perkebunan besar biasanya dikelola oleh pemerintah atau perusahaan perkebunan. 
  14. Perkebunan besar biasanya menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. 
  15. Tanaman perkebunan dapat digolongkan ke dalam dua golongan, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan. 
  16. Contoh tanaman perkebunan musiman atau berumur pendek adalah tebu, tembakau, dan rosela. 
  17. Contoh tanaman perkebunan tahunan atau berumur panjang atau tahunan adalah teh, kopi, cengkeh, lada, karet, kelapa, dan kelapa sawit. 
  18. Usaha untuk meningkatkan hasil perkebunan dilakukan dengan cara : 
    1.  pembukaan perkebunan baru, 
    2. pemeliharaan tanaman perkebunan, 
    3. pemberian modal, 
    4. kegiatan penyuluhan lapangan tentang perkebunan atau tanaman tertentu. 
  19.  Salah satu model pengembangan perkebunan adalah Perkebunan Inti Rakyat (PIR). 
  20. Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya. 
  21. Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu 
    1. peternakan hewan besar (sapi, kerbau, kuda) 
    2. peternakan hewan kecil (kambing, domba, kelinci, babi) 
    3. peternakan unggas (ayam, burung, itik) 
  22. Usaha peternakan menghasilkan daging, telur, susu, dan kulit. 
  23. Usaha perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut. 
  24. Perikanan darat adalah usaha memelihara dan menangkap ikan di perairan darat. 
  25. Perikanan darat meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau. 
  26. Perikanan air tawar diusahakan di sungai, danau, rawa, waduk, atau bendungan di lembah-lembah sungai dan empang, serta sawah yang digenangi air selama tanaman padi masih muda 
  27.  Perikanan air payau diusahakan di tambak-tambak yang terdapat di tepi pantai. 
  28. Perikanan air laut adalah usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak. 
  29. Pertambangan adalah usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteran manusia 
  30. Barang tambang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: 
    1. Bahan tambang mineral logam (timah, bauksit, besi, nikel, tembaga, dan emas). 
    2. Bahan tambang bukan logam(keramik, belerang, gibs, dan marmer). 
    3.  Bahan tambang sumber energi (minyak bumi, batubara, dan gas) 
  31. Batubara digunakan untuk bahan bakar dan keperluan industri, seperti: 
    1. peleburan bijih besi, 
    2. peleburan nikel, 
    3. bahan pembuat semen, dan 
    4. pembangkit tenaga listrik. 
  32. Ada dua jenis timah di Indonesia, yaitu timah putih dan timah hitam. 
  33. Timah digunakan untuk bermacam-macam keperluan, antara lain: 
    1. melapisi seng dan logam agar tidak mudah berkarat, 
    2. pembuatan tube, 
    3. mematri, 
    4. kertas timah, dan 
    5. peluru. 
  34. Tembaga diolah menjadi: 
    1. peralatan listrik, 
    2. kuningan, dan 
    3. perunggu. 
  35.  Logam emas merupakan cadangan kekayaan bagi suatu negara. 
  36. Emas dan perak digunakan untuk membuat perhiasan seperti kalung dan cincin,uang logam, dan barang-barang barang kerajinan. 
  37. Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. 
  38. Industri dilakukan untuk meningkatkan mutu atau nilai suatu barang 
  39. Industri dikelompokkan menjadi industri rumah tangga, industri kecil, industri sedang, dan industri besar. 
  40. Ciri-ciri industri kecil atau rumah tangga, antara lain: 
    1. dilakukan sebagai usaha sampingan, 
    2. menggunakan peralatan sederhana, 
    3. membutuhkan modal kecil, dan 
    4. memerlukan banyak pekerjaan tangan. 
  41.  Ciri-ciri industri sedang antara lain : 
    1.  modalnya relatif besar, 
    2. menggunakan peralatan dan teknologi modern, 
    3. menggunakan tenaga ahli dan teknisi terampil. 
  42. Ciri-ciri industri besar antara lain: 
    1. modal besar, 
    2. menggunakan peralatan berteknologi modern 
    3. tenaga ahli berketerampilan tinggi, 
    4. memiliki organisasi kerja dan pembagian tugas yang jelas, dan 
    5. proses produksi dilakukan siang dan malam hari secara terus-menerus. 
  43. Perdagangan adalah kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. 
  44. Barang-barang yang diperdagangkan merupakan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang-barang hasil industri. 
  45. Jenis kegiatan ekonomi dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kegiatan produksi, kegiatan konsumsi, dan kegiatan distribusi 
  46. Produksi adalah semua kegiatan yang dapat menghasilkan barang atau pun jasa. 
  47. Sedangkan orang atau sekelompok orang yang menghasilkan barang/jasa disebut produsen. 
  48. Kegiatan konsumsi adalah kegiatan manusia memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. 
  49. Orang yang memakai atau menikmatibarang dan jasa disebut konsumen. 
  50. Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.
  51. Orang atau badan yang menjalankan kegiatan distribusi disebut distributor

0 komentar:

Post a Comment

 
;